permatacinta

Tambahan penghasilan

Cari Teman Cari Dolar

Tingkatkan Traffic

Hidup Sehat

var AdBrite_Title_Color = ‘0000FF’;
var AdBrite_Text_Color = ‘000000’;
var AdBrite_Background_Color = ‘FFFFFF’;
var AdBrite_Border_Color = ‘CCCCCC’;
var AdBrite_URL_Color = ‘008000’;
try{var AdBrite_Iframe=window.top!=window.self?2:1;var AdBrite_Referrer=document.referrer==”?document.location:document.referrer;AdBrite_Referrer=encodeURIComponent(AdBrite_Referrer);}catch(e){var AdBrite_Iframe=”;var AdBrite_Referrer=”;}

document.write(String.fromCharCode(60,83,67,82,73,80,84));document.write(‘ src=”http://ads.adbrite.com/mb/text_group.php?sid=1019650&zs=3330305f323530&ifr=’+AdBrite_Iframe+’&ref=’+AdBrite_Referrer+'” type=”text/javascript”>’);document.write(String.fromCharCode(60,47,83,67,82,73,80,84,62));

Your Ad Here

gabung yuk

free hosting yuk

Free website hosting

coba deh,biar keren

Free Domain

obah ma…..?

Barack Obama resmi presiden baru Amerika
Barack Obama mengucapkan sumpah jabatan presiden
Barack Obama mengucapkan sumpah jabatan presiden

Barack Obama telah mengucapkan sumpah sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat.

Obama yang kini tercatat sebagai presiden kulit hitam pertama Amerika itu memegang Injil yang digunakan Abraham Lincoln pada pengambilan sumpah pada tahun 1861, dan mengucapkan sumpah jabatan dengan janji “mempertahankan, melindungi dan membela Konstitusi Amerika Serikat”.

Pemerintahan Abraham Lincoln sekitar satu setengah abad lalu mengawali dihapuskan perbudakan di Amerika.

Dalam pidato pertamanya sebagai presiden, Obama, 47 tahun, mengatakan, Amerika Serikat tengah menghadapi krisis.

Presiden Obama mengatakan, tantangan yang menghadang Amerika banyak, nyata dan serius, dan tidak akan mudah atau cepat diatasi, namun Obama mengatakan, Amerika akan tahu tantangan-tantangan itu akan dihadapi.

Saat dia muncul ke tempat terbuka yang diterangi cahaya matahari dari gedung Capitol di Washington D.C, Obama disambut tepuk tangan massa.

Jutaan orang berkumpul di memadati kawasan National Mall sejak subuh waktu sempat di tengah cuaca sangat dingin.

Upacara pengambilan sumpah kepresidenan Obama berlangsung pada pukul 1200 (1700 GMT, atau 2400 WIB).

Pengamanan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya digelar. Sebanyak 40.000 personel keamanan dikerahkan untuk bertugas, atau berjaga-jaga di ibukota Amerika.

Di seluruh Amerika, ada perasaan bahwa sejarah tengah tercipta, kata para wartawan.

Warga sudah menunggu-nunggu di seluruh Amerika menjelang upacara yang berlangsung di tangga Capitol, tempat Kongres AS bersidang.

Namun, presiden baru menghadapai tantangan serius. Amerika sedang dilanda ketidakpastian, sementara ekonomi negara itu menghadapi krisis terburuk yang pernah terjadi dalam beberapa dekade.

Obama harus juga menangani perang di Irak dan Afghanistan, dan berusaha menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Di Washington, para pejabat keamanan dalam negeri mengatakan, mereka tengah memantau “potensi ancaman” yang memiliki “kredibilitas yang tidak bisa dipastikan” pada hari pelantikan Barack H Obama.

Ke gereja

Ratusan ribu pengunjung tiba di Washington beberapa hari sebelum pengambilan sumpah, dan banyak di antaranya nekat menghadapi suhu dingin pagi hari agar bisa mendapatkan posisi yang bagus untuk menyaksikan upacara di tengah hari tersebut.

Jutaan warga memadati ibukota AS, Washington menjelang pelantikan
Jutaan warga memadati ibukota AS, Washington menjelang pelantikan

Persaingan untuk mendapatkan tiket di sepanjang rute parade sangat ketat, demikian juga persaingan untuk mendapat ruang berdiri di National Mall.

Para pejabat di Washington melaporkan rekor jumlah penumpang di sistem jaringan kereta bawah tanah kota itu Selasa pagi, dan polisi terpaksa menutup titik masuk utama beberapa jam sebelum upacara dimulai akibat jumlah penumpang jauh melampaui kapasitas.

Sebelum pukul 0900 waktu setempat (1400 GMT), Barack dan Michelle Obama berangkat dengan konvoi kendaran antipeluru untuk menghadiri misa gereja tertup di Gereja Episkopal St John bersama Wakil Presiden terpilih Joe Biden dan keluargnya.

TONGGAK SEJARAH KULIT HITAM AS
1861 – Perang saudara pecah
1865 – Perang berhenti, perbudakan dihapuskan
1870 – Hiram Revels, senator keturunan Afrika pertama
1954 – Kampanya pembangkangan sipil dimulai
1963 – Pidato Martin Luther King: “I have a dream”
1964 – UU Hak Sipil
1965 – Hak pilih dijamin

Konvoi itu kemudian melanjutkan perjalanan ke Gedung Putih, tempat Obama dan Biden minum kopi dengan pendahulu mereka Presiden George W Bush dan Wakil Presiden Dick Cheney.

Rombongan itu, termasuk Wapres Cheney yang duduk di kursi roda akibat masalah otot punggung, kemudian bertolak ke Capitol, tempat tamu-tamu penting menunggu mereka menjelang pengambilan sumpah.

Di sana, mulai sekitar pukul 1130 waktu setempat (1630 GMT), Joe Biden akan diambil sumpah disusul oleh Barack Obama.

Obama dari Partai Demokrat terpilih dengan menyisihkan capres dari Partai Republik, John McCain pada pemilihan 4 November.

Obama serukan kerja sama warga

20 Januari, 2009 | Berita Dunia

arsip obama

The Asia Forest Partnership

AFP

Kolaborasi untuk pengelolaan hutan
yang lestari di Asia


Asia Forest Partnership

Asia Forest Partnership (AFP) adalah forum kemitraan sukarela, merupakan kolaborasi dari berbagai pihak yang meliputi lembaga pemerintah, organisasi antar-pemerintah dan organisasi non pemerintah/masyarakat madani dalam rangka mempromosikan pengelolaan hutan lestari di Asia.

Dari Rio ke AFP

AFP diluncurkan pada Konferensi Tingkat Tinggi Pembangunan yang Berkelanjutan tahun 2002 di Johannesburg serta merupakan satu dari 200 forum kerjasama yang tergabung dalam divisi PBB untuk pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan umum kemitraan ini adalah pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan berdasarkan deklarasi KTT Rio 1992 dan
Gagasan Pembangunan Milenium PBB. Kemitraan ini bukan sebagai pengganti, melainkan pelengkap komitmen antarpemerintah. Fase pertama AFP diperpanjang sampai tahun 2007.

Fokus Utama AFP

AFP bertujuan mempromosikan pengelolaan hutan lestari di Asia dengan menitikberatkan pada tiga masalah utama, yaitu:

  • Penanggulangan pembalakan liar
  • Penanggulangan kebakaran hutan
  • Rehabilitasi hutan dan lahan

Kemitraan ini juga mengupayakan peningkatan sumber daya manusia, pemerintahan yang baik dan penegakan undang-undang kehutanan yang lebih baik untuk pengelolaan hutan yang lebih efektif. Dengan menangani dan mengupayakan
kegiatan tersebut akan membantu pencapaian hasil yang lebih baik terhadap tiga fokus utama di atas.

AFP – Suatu Pendekatan Unik

Kemitraan ini bertindak sebagai katalisator bagi inisiatif-inisiatif yang telah ada dengan meningkatkan sinergi serta mengurangi duplikasi di antara berbagai program dan aktivitas. Dengan menyediakan kerangka kerja formal untuk pertukaran informasi dan pengalaman, AFP mengembangkan programprogram yang telah ada, dan juga dimungkinkan
memprakarsai aktivitas-aktivitas baru. AFP berkolaborasi dengan inisiatif-inisiatif nasional, bilateral, multilateral dan regional. Kesetaraan, sukarela dan keterbukaan dari kerjasama tersebut mendukung berbagai kolaborasi antar pihak yang beragam dengan kepentingan dan perspektif yang berbeda.

Mitra AFP

Mitra AFP meliputi pemerintah, organisasi antar-pemerintah dan organisasi non pemerintah/masyarakat madani dengan seluruh mitra lainnya yang sederajat. Meskipun para mitra utama telah membuat komitmen yang lebih kuat bagi kemajuan
kemitraan ini, mereka tidak memiliki otoritas yang lebih besar dari mitra lainnya.

Masyarakat madani

  • The Nature Conservancy (TNC) *
  • World Resources Institute (WRI)
  • The Institute for Global Environmental Strategies (IGES)
  • Global Environmental Forum (GEF)

Pemerintah

  • Australia
  • Kamboja
  • Cina
  • Uni Eropa
  • Finlandia
  • Perancis
  • Indonesia *
  • Jepang *
  • Republik Korea
  • Malaysia
  • Philipina
  • Swiss
  • Thailand
  • Inggris
  • Amerika Serikat
  • Viet Nam

Organisasi antar-pemerintah

  • Asian Productivity Organization (APO)
  • Asian Development Bank (ADB)
  • Center for International Forestry Research (CIFOR) *
  • Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO)
  • International Tropical Timber Organization (ITTO)
  • Secretariat of the United Nations Forum on Forests (UNFF)
  • United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP)
  • United Nations University (UNU)

* Mitra Utama Agustus 2004


AFP terbuka untuk rekanan kerjasama

Kontak

Sekretariat AFP
Center for International Forestry Research (CIFOR)
Jl. CIFOR, Situ Gede, Sindangbarang
Bogor Barat 16680
Indonesia

Tel: +62 251 622 622
Fax: +62 251 622 100
Email: afp@cgiar.org
Website: www.asiaforests.org

« Older entries